PEMBINAAN KARYAWAN UNIT SDA
Ditulis oleh Admin Jumat, 14 Mei 2010 01:02
Pada kesempatan kali ini Kepala Dinas mengingatkan bahwa Tugas Unit SDA sangat mulia karena membantu petani dalam mengatur pembagian air untuk sawah, untuk itu kita harus laksanakan tugas kita dengan dilandasi niat beribadah dan iklas sebab pada dasarnya tugas kita adalah melayani masyarakat.
Kepala Dinas mengajak untuk mengoptimalkan pemeliharaan saluran irigasi, jika menemui masalah segera koordinasikan dengan Kabid Irigasi atau Kabid Sungai Air Baku bahkan bisa langsung koordinasi dengan Kepala Dinas. Pada tahun 2010 anggaran yang disediakan Pemerintah Daerah sangat terbatas, maka untuk operasional di lapangan Kepala Dinas menghimbau manfaatkan sebaik-baiknya SPPD, dan jika terjadi bencana alam maka segera tanggulangi.

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga mempunyai aset yang luar biasa banyaknya, maka perlu adanya pengamanan dan pengawasan terhadap aset tersebut, karena itu adalah milik Negara, amanah rakyat yang harus dijaga jangan sampai hilang, maka segera inventarisir semua asset yang ada.
Sekretaris Dinas menambahkan bahwa acara pembinaan sangat penting dalam rangka mendekatkan Dinas dengan Unit, dan sebagai sarana untuk menyerap aspirasi seluruh karyawan, karena Unit adalah ujung tombak dari Dinas semua masalah yang ada dilapangan akan berhadapan langsung dengan Unit. Sekrataris juga mengingatkan bahwa pada minggu ini akan diadakan penandatanganan kontrak untuk itu kepada para pengawas lapangan untuk bersiap-siap melaksanakan tugasnya dan Kepala Unit sebagai Panitia Pemeriksa Pekerjaan dapat ikut mengawasi pelaksanaannya.
Perlu diketahui bahwa di Kabupaten Banyumas terdapat ± 467 Daerah Irigasi yang dikelola oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kabupaten Banyumas, akan tetapi dana Operasinal yang di sediakan pada tahun anggaran 2010 hanya ± 200 juta itu jelas sangat kurang mengingat tugas yang sangat berat seperti apa yang disampaikan oleh Kepala Bidang Irigasi. Di tambahkan bahwa sebentar lagi akan di lakukan penanda tanganan kontrak kerja maka akan dilakukan sosialisasi dan kesepakatan pengeringan kepada masyarakat terutama petani dan pemilik kolam ikan.
Minimnya data inventaris tentang irigasi bisa membuat kinerja menjadi lambat, untuk itu Kabid Irigasi menyarankan untuk menginventarisir semua data tentang irigasi baik jumlah pintu air, bendungan serta kerusakan- kerusakan daerah irigasi, untuk daerah irigasi yang dikelola oleh Pusat atau Propinsi segera koordinasikan dengan Balai PSDA Serayu Citanduy.
Ditambahkan oleh Kabid Sungai Air Baku bahwa data aset-aset tanah pengairan harus tetap terimpan dalam data base walaupun aset tersebut sudah menjadi milik provinsi, banyak pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat atas pemakaian asset tanah yang tanpa ijin. Pelanggaran tersebut harus segera ditindak agar tidak menjadi masalah dikemudian hari.
Mengingat dana yang terbatas, Kabid Sungai Air Baku mengajak seluruh karyawan agar mengoptimalkan peralatan seperti karung plastik / pasir karena bencana alam harus segera ditanggulangi agar masyarakat bisa terlayani dengan baik.
Kotak Login
Statistik Situs
Konten : 42
Jumlah Kunjungan Konten : 5930


